Hari Meterologi Dunia ke-72, Dwikorita: Sekolah Lapang Iklim BMKG Bantu Petani dan Nelayan untuk Tangguh

    Hari Meterologi Dunia ke-72, Dwikorita: Sekolah Lapang Iklim BMKG Bantu Petani dan Nelayan untuk Tangguh
    Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, Ph.D

    JAKARTA  - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai pentingnya penyebarluasan informasi secara lebih masif terkait program Sekolah Lapang Iklim (SLI) BMKG kepada masyarakat, khususnya bagi para petani dan nelayan di Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim yang sering terjadi belakangan ini.

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan bahwa petani dan nelayan merupakan kelompok rentan yang paling terdampak oleh fenomena perubahan iklim, dan hal tersebut dapat mengancam keberberlanjutan dan ketahanan pangan di Indonesia.

    "Oleh karena itu, sejak 2011 BMKG secara rutin dan berkelanjutan setiap tahunnya terus mengadakan Sekolah Lapang Iklim untuk memberikan pemahaman dan kemampuan bagi petani dan nelayan dalam membaca cuaca dan iklim, serta beradaptasi secara tepat untuk meningkatkan produksi panen dan tangkapan ikannya, " jelas Kepala BMKG pada puncak peringatan Hari Meterologi Dunia (HMD) ke-72: Expose Nasional Monitoring & Adaptasi Perubahan Iklim 2022 dengan tema Peringatan Dini dan Aksi Dini untuk Pengurangan Resiko Multi Bencana geohidrometeorologi pada Rabu (30/3/2022).

    Dia menjabarkan bahwa lebih dari 22.600 petani dan nelayan dari berbagai penjuru tanah air telah dilatih dan diberdayakan. Namun tentunya itu belum cukup untuk memperkuat ketahanan dan ketangguhan petani dan nelayan di Indonesia yang berjumlah lebih dari 35 juta.

    WARTA.CO.ID
    market.biz.id WARTA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Masih perlu digencarkan secara lebih masif lagi program Sekolah Lapang Iklim ini. untuk itu kami terus mengundang dan mengajak berbagai pihak, baik dari pemerintah, terutama kalangan swasta, juga kademisi dan masyarakat, serta media untuk melompatkan kolaborasi demi mewujudkan satu juta petani dan satu juta nelayan pertahun agar makin produktif, handal, dan berketahanan iklim, serta tangguh bencana, " imbuhnya.

    Sebagai informasi, Sekolah Lapang Iklim atau SLI merupakan salah satu bentuk dukungan BMKG pada sektor pertanian. Tujuan utamanya adalah meningkatkan wawasan petani tentang informasi iklim dan cuaca BMKG dan menggunakan informasi tersebut untuk kegiatan pertanian.

    JEJAKPOLITISI.COM
    market.biz.id JEJAKPOLITISI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Petani perlu tahu bagaimana bersikap menghadapi variabilitas iklim yang memengaruhi produktivitas panen mereka. Informasi iklim masih sulit dipahami, utamanya  di kalangan petani yang memang mengalami langsung pengaruh iklim pada kehidupan mereka.

    Tujuan utama Sekolah Lapang Iklim BMKG adalah mengubah informasi iklim teknis menjadi bahasa praktis petani, dengan penyuluh pertanian sebagai fasilitator. Dengan pemahaman cuaca iklim yang dikombinasikan dengan teknik pertanian baru akan memungkinkan petani untuk menanam tanaman yang berbeda pada waktu yang berbeda dalam setahun.  

    PAPARAZI.CO.ID
    market.biz.id PAPARAZI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sementara terkait Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, BMKG membantu para nelayan memeroleh informasi yang lengkap. Nelayan bisa tahu potensi Cuaca Ektrim yang akan terjadi selama pelayaranya dan juga bisa mengetahui Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (Peta PDPI) di wilayah Indonesia.

    Mengetahui adanya potensi cuaca ekstrim yang akan terjadi dapat menghindarkan nelayan dari bertemu cuaca ektrim di laut, dan dengan mengetahui peta prakiraan daerah penangkapan Ikan, nelayan bisa fokus menenntukan tujuan pelayarannya sehingga bisa memprakirakan perbekalan yang akan di bawa untuk melaut, sehingga lebih efisien. Dengan begitu, nelayan dapat mengantisipasi menghadapi cuaca ektrim sehingga bisa melaut dengan aman.

    HARIINI.CO.ID
    market.biz.id HARIINI.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    BMKG Dwikorita Karnawati
    Ernest Hendri

    Ernest Hendri

    Artikel Sebelumnya

    Kunjungi Ponpes Syubannul Wathon, Presiden...

    Artikel Berikutnya

    Sufmi Dasco: Masalah Emisi Karbon Perlu...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 183

    Postingan Tahun ini: 3236

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 142

    Postingan Tahun ini: 2483

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 73

    Postingan Tahun ini: 600

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 60

    Postingan Tahun ini: 726

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Narsono Son verified

    Semarak HDKD ke -77, Bapas Kelas II Nusakambangan Ikuti Aksi Donor Darah
    Kakanwil Kemenkumham Jateng Ajak Jajarannya Sosialisasikan RKUHP
    Warga Binaan Lapas Purwokerto Terima Pelatihan Pertukangan Kayu
    Kalapas dan Jajaran Lapas Narkotika Purwokerto Ikut Partisipasi Program SDM Berakhlak 

    Rekomendasi

    DPRD Kalteng Sudah Persiapkan Raperda Wilayah Pertambangan Rakyat
    Gotong Royong Bersama, Bukti Anggota Kodim 1008/Tbg Selalu Hadir di Tengah Masyarakat 
    Rektor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru
    Bupati Lambar Parosil Mabsus Boyong Dua Penghargaan Bergengsi Sekaligus Dari Dua Media Terkemuka Dan Terbesar Di Lampung
    Peringati HUT RI Ke-77, Kapolsek Manyar dan Forkopimcam bagikan Ratusan Bendera Merah Putih Kepada Pengguna Jalan

    Ikuti Kami